MALANG – SD Unggulan AL-YA’LU kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lumbung prestasi di Kota Malang. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, salah satu siswa terbaik sekolah ini sukses memboyong medali emas di bidang Sains.
Keberhasilan ini memperpanjang tren positif sekolah yang berlokasi di Malang tersebut dalam peta kompetisi akademik nasional. Kepala SD Unggulan AL-YA’LU, Purnomosidi, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, medali emas yang diraih bukan sekadar faktor keberuntungan, melainkan buah dari “ekosistem juara” yang telah lama dirawat di lingkungan sekolah.
“OSN adalah salah satu kompetisi akademik paling prestisius. Di AL-YA’LU sendiri, tradisi juara di bidang Sains dan Matematika sebenarnya sudah konsisten kami jaga sejak 2021. Bahkan pada 2022, kami berhasil mengawinkan medali emas dan perak. Setelah sempat melewati masa transisi pasca-pandemi, Alhamdulillah di tahun 2025 ini kami bisa kembali merebut medali,” ujar Purnomosidi saat diwawancarai.
Mengawinkan Kurikulum Nasional dan Internasional
Purnomosidi membeberkan rahasia di balik konsistensi prestasi anak didiknya. Sejak awal, AL-YA’LU menerapkan strategi National Plus dengan mengintegrasikan kurikulum nasional, materi khusus olimpiade, serta kurikulum internasional. Formula ini dirancang agar siswa terbiasa berpikir kritis, analitis, dan adaptif terhadap model soal kompetisi global.
Namun, kurikulum mumpuni dinilai tidak akan cukup tanpa sokongan faktor non-teknis. Purnomosidi menekankan pentingnya sinergi segitiga emas: pembinaan intensif dari guru internal, keterlibatan aktif orang tua, serta lingkungan antarsiswa yang saling mendukung tanpa menjatuhkan.
“Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang memang didesain untuk melahirkan para juara. Jika ekosistem positif ini sudah terbentuk, budaya negatif akan tersaring dengan sendirinya. Anak-anak menjadi termotivasi secara mandiri untuk terus berprestasi, sehingga berkompetisi dan bekerja keras akhirnya mengkristal jadi karakter mereka,” imbuhnya.
Dominasi Sekolah Swasta dan Kunci Sinergi
Moncernya prestasi SD Unggulan AL-YA’LU ini turut memantik apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Muflikh Adim, menyebut pencapaian OSN tahun ini sangat luar biasa.
Adim tidak menampik bahwa dalam gelaran OSN kali ini, dominasi sekolah swasta cukup menonjol. Ia menilai, keluwesan yayasan dalam meracik strategi pembelajaran menjadi salah satu pembeda.
“Dukungan total dari orang tua sangat krusial, berpadu dengan kesiapan guru pembimbing yang mampu memetakan dan mengasah potensi siswa secara spesifik. Faktor-faktor inilah yang membuat sekolah swasta tampil dominan tahun ini,” urai Adim.
Dengan keberhasilan ini, SD Unggulan AL-YA’LU tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga membuktikan bahwa pengelolaan institusi pendidikan yang visioner dan kolaboratif mampu melahirkan talenta muda yang siap bersaing di level tertinggi.

